HANYA DENGAN DOA DAN AIR PUTIH BISA SEMBUH

Percayakah Anda bahwa hanya dengan doa dan air putih saja, penyakit apa pun bisa sembuh?

Bahkan, lebih ekstrem lagi, tanpa doa wirid dan air putih, bisa sembuh dari segala penyakit. Memang ada sebuah buku yang membahas tema tentang sembuh tanpa obat.

Hanya saja, kali ini saya tidak akan membahasnya. Yang saya bahas doa dan air putih sebagai penyembuh segala jenis penyakit apa pun.

Doa di sini tidak harus pakai bacaan Arab yang rumit-rumit, sebisanya saja dan yang terpenting, ada keyakinan yang sangat kuat di dalam diri.

Doa adalah kekuatan spirtual yang sangat dahsyat. Hanya saja, ketika berdoa memang perlu tulus, yakin, dan berserah pada-Nya.

Sebab, meski bacaan doanya sama, tapi yang berdoa berbeda, maka hasilnya juga berbeda.

Kenapa bisa begitu? Ya, karena keyakinan dan keberserahan setiap orang memang tak sama.

Dan satu lagi soal air putih. Ini dalam penelitiannya Masaru Emoto, seorang ilmuwan dari Jepang, juga ada keilmuannya secara ilmiah

Bahwa, ketika air putih diucapkan kalimat positif, maka airnya berubah menjadi kristal heksagonal. Begitu juga sebaliknya.

Soal penelitian Masaru Emoto, Anda bisa cari informasinya di internet. Banyak sekali. Bahkan, ada juga bukunya yang membahas soal tersebut.

Nah, jadi air putih ini sifatnya netral sebenarnya. Dia bisa berguna, bisa juga tidak berguna. Bergantung pada niat apa yang disematkan pada air tersebut

Jika air dibacakan doa-doa tertentu, doa-doa khusus yang baik, maka di dalamnya ada kebaikan.

Kebaikan ini ketika masuk ke dalam tubuh, maka tubuh pun menjadi baik juga. Tidak hanya tubuh secara fisik, tapi bisa juga pada batin, jiwa, pikiran, serta perasaan.

Ketika semuanya menjadi baik, maka segalanya harmoni. Dan disaat harmoni, maka kesehatan tercipta. Di situlah kesembuhan terjadi.

Itu sebabnya, salah satu pengobatan alternatif yang saya adakan dengan doa dan juga air putih.

Inilah metide yang Saya rangkum di situs www.pengobatanasmak.com. Satu hal terpenting adalah, saat diri sedang sakit, maka terima diri terlebih dulu, relakan, dan ikhlas.

Karena, semakin tidak rela dan tidak ikhlas, maka penyakit akan semakin menjadi-jadi dan semakin lama sembuhnya.

Khilman Abdillah